Tampilkan postingan dengan label Unique. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unique. Tampilkan semua postingan

7 Keunikan Berwisata ke Jepang

1.Musim bunga sakura


Sejak awal sampai pertengahan tahun, bunga sakura sedang bermekaran di sana. Di minggu terakhir bulan Maret, sakura sedang dalam puncak musimnya. Bunga ini bisa Anda lihat di mana-mana; taman-taman, kuil-kuil, lapangan terbuka, yang dapat menginspirasi Anda berkarya, tak peduli Anda seorang fotografer profesional atau pengguna Instagram. (AFP PHOTO/Toru YAMANAKA)

2.Makanan, makanan, dan makanan


Selain menjadi negerinya sushi dan sashimi, Jepang sebenarnya merupakan tempat yang paling tepat untuk menikmati makanan apapun. Karena di sini, crepes, es krim, atau kue-kue, semua dikemas dengan cantik dan menarik oleh mereka. Semuanya terlihat cantik! (Foto Flickr oleh @mikia)

3.Toko Obat dan Kecantikan


Salah satu yang paling menarik bagi para wanita saat mereka ke Jepang adalah toko obat dan kecantikan. Mereka bisa berlama-lama di dalamnya untuk mencari berbagai produk kecantikan dan aksesori makeup, makanan ringan khas Jepang, sampai suplemen protein, serta aksesori bepergian seperti penghangat mata dan kaki. Paling tidak siapkan waktu dua jam untuk memenuhi troli belanja Anda. (Foto Flickr oleh @mikia)



4.Surganya Manga

Jika Anda merupakan penggemar manga (komik) dan anime (kartun), kunjungi distrik Akihabara di Tokyo. Inilah pusatnya para 'otaku' dan penggila manga berkumpul. Anda juga bisa menemukan berbagai jenis manga di sini. Ini juga yang membuatnya menjadi 'sangat Jepang'. (AFP PHOTO/Toru YAMANAKA)





5.Objek foto yang begitu indah

Kuil taman Oyakuen di Aizu Wakamatsu, prefektur Fukushima ini salah satu contohnya. Tipikal lanskap taman Jepang memungkinkan Anda untuk dapat berjalan dengan tenang dan santai di dalamnya. Orang-orang Jepang mencintai suasana damai dan tenang ini agar Anda bisa fokus beristirahat atau bermeditasi. (Foto Flickr oleh @mikia)





6.Merasakan naik Shinkansen

Shinkansen, kereta pelurunya Jepang menghubungkan kota-kota besar di kepulauan Honshu, Kyushu, dan Hokkaido. Bepergian dengan shinkansen merupakan pengalaman berwisata yang tak akan terlupakan. Lakukan apa yang orang Jepang biasanya lakukan; membeli set Bento, beberapa makanan ringan, dan duduk di tempat duduk yang nyaman sambil menunggu baterai tablet/ponsel cerdas Anda terisi penuh. Bahkan sebelum semuanya beres, Anda sudah mencapai tujuan. (AFP PHOTO / Karyn POUPEE)








7.Mencoba Onsen



Mungkin salah satu rahasia orang Jepang bisa berumur panjang selain karena makanan adalah karena onsen-nya, pemandian air panas. Di resor-resor penyedia pemandian ini, Anda akan diberikan fasilitas kimono mandi dan bakiak khas Jepang untuk kemudian bebas mengeksplorasi wilayah resor. Di beberapa tempat, pemandian air panas memiliki pemandangan yang megah dan indah di bagian luarnya. Di foto ini, Perdana Menteri Junichiro Koizumi ditutupi pasir hangat pada sebuah pemandian air panas di Ibusuki, Kagoshima, 2004. (AFP FILE PHOTO/Masanobu Nakatsukasa)



sumber :

yahoo




Kartu Pos Tahun Baru Jepang, "Nengajo"


Di Jepang, mulai dari pertengahan Desember, semua orang mulai mengirimkan nengajo「年賀状」, kartu pos Tahun Baru untuk teman-teman, kerabat dan kolega. Menurut tradisi, nengajo harus sampai pada alamat yang dituju pada tanggal 1 Januari, dan jika kartu pos ditandai dengan kata nengajo dan jika kita mengirimkan  nengajo tepat waktu (biasanya sebelum tanggal 25 Desember), Kantor Pos Jepang menjamin kartu pos tersebut akan sampai tepat waktu. Karena hampir semua orang Jepang mengirimkan puluhan nengajo, maka Kantor Pos akan menyewa tenaga paruh waktu untuk membantu mereka mengirimkan seluruh nengajo ini pada tanggal 1 Januari.


Tradisi mengirimkan nengajo ini merupakan tradisi yang sangat tua, dimulai dari Periode Heian. Kebiasaan ini menjadi kebiasaan yang populer pada tahun 1871, ketika layanan pos didirikan. Beberapa tahun kemudian, kantor pos mulai menjual kartu pos cetakan dan jumlah nengajo tumbuh begitu cepat sehingga pada tahun 1899 kantor pos mulai menangani nengajo secara terpisah dari bentuk korespondensi lainnya.
Sejak tahun 1950-an, muncul kartu pos nengajo yang dicetak dengan nomor undian, dijual oleh Menteri Pos. Nengajo jenis itu masih digunakan hingga hari ini, dengan undian yang diselenggarakan setiap tanggal 15 Januari. Nengajo dengan nomor undian itu sangat laku dan dapat terjual hingga beberapa miliar lembar per tahunnya.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kartu pos tradisional mulai digantikan oleh elektronik nengajo (dikirim melalui e-mail atau melalui telepon selular), dibuat bahkan juga dengan nomor undian, dan populer terutama untuk generasi muda. Tentu saja, untuk para pejabat, guru atau rekan bisnis, penggunaan nengajo dalam bentuk kartu cetakan tradisional masih lebih disukai.




lebih lengkapnya lihat  JAPANESESTATION

Unik, Upacara Pernikahan Di Gerbong Kereta

                                                             Pasangan yang berbahagia

Pernahkah Anda memikirkan untuk mengadakan pernikahan bukan di dalam gedung atau di taman seperti biasa, namun di dalam sebuah gerbong kereta? Di Jepang, hal ini lazim dilakukan, terutama untuk mereka penggemar / otaku dari kereta dan segala pernak-perniknya yang biasa disebut dengan “railway otaku”.

                                     Pengantin pria dan wanita berjalan di atas rel kereta

Upacara pernikahan diadakan di sebuah gerbong kereta yang berjalan menuju tempat pesta resepsi mereka. Titik awal rangkaian prosesi pernikahan adalah dari terminal kereta, di mana pengantin pria yang bernama Takashi Nagano dan pengantin wanita yang bernama Yuko telah bersiap-siap. Takashi adalah seorang penggemar kereta/trem, dan ia telah hapal betul jadwal dan rute keberangkatan kereta JR (Japan Railways) terutama di daerahnya. Walau Takashi adalah penggemar berat kereta, namun tidak ada yang menyangka bahwa ia akan menggelar upacara pernikahannya dengan cara seperti ini. Ide unik ini adalah asli ide kedua pengantin tersebut.

                                        Disambut oleh keluarga, saudara dan teman-teman


                                            Mengucapkan janji pernikahan di depan trem


                                                                  Ciuman suci pengantin


                                     Balon-balon berbagai warna beterbangan di antara kabel listrik

Setelah acara utama, grup yang berisi kedua pengantin dan para pengiringnya tersebut memasuki gerbong sebuah kereta tua di belakang mereka. Kereta No.168 dari kelompok ke-160, kereta tertua di Jepang, dan merupakan kereta trem yang seluruhnya terbuat dari kayu. Semua orang termasuk kedua pengantin, terlihat sangat bersemangat karena mereka hendak menumpang di salah satu kendaraan paling berharga di Jepang. Semua orang sibuk memotret, termasuk kru TV lokal yang juga datang dan meliput prosesi pernikahan mereka.

                                                     Kereta ini dibuat pada jaman Meiji


                                                                 Ruang masinis kereta


                                Nama kedua pengantin ditempatkan di tempat nama masinis kereta


                                 Kedua pengantin tampak berbahagia dan terus menerus tersenyum


                                                   Para tamu juga menikmati perjalanan ini


                                               Tulisan “Dipesan” pada tempat jurusan kereta


                                                     Kereta trem yang terlihat sangat retro


                                            Bunga mawar putih yang disematkan di luar kereta


                             Para pejalan kaki yang melihat kereta pernikahan yang melewati mereka



Setelah berjalan beberapa lama, kereta trem itu akhirnya sampai di tujuan, yaitu di depan Stasiun Nagasaki. Kereta trem paling bahagia di seluruh Jepang saat itu disambut dengan hangat oleh banyak orang di stasiun tersebut. Para penumpang pun turun dari trem dan menuju tempat pesta dengan perasaan bahagia.

source : 
portal.nifty.com 
japanesestation.com

via japanstyle.info

Menggosok Gigi Di Jepang Dapat Menjadi Sangat Menakutkan


Kesehatan gigi yang baik adalah penting. Begitu juga dengan tidak menakuti anak-anak.

Awal tahun ini, sebuah foto yang berasal dari sebuah situs Jepang muncul di dunia maya dengan gambar boneka Doraemon yang mulutnya telah diisi dengan gigi untuk mengajari anak-anak cara menggosok gigi yang benar. Hasilnya adalah alat pengajaran yang secara tidak sengaja menjadi menakutkan.




Namun hal itu bukanlah sebuah anomali. Seperti yang dikatakan oleh Danny Choo, tagline dari produk tersebut adalah “Gigi ini berada di dalam mulut kepala yang tersenyum ini jadi anak-anak tidak perlu merasa takut saat mendengarkan penjelasan bagaimana menggosok gigi yang benar.” Hmm…
Jika ada yang membuat anak-anak itu takut, hal itu adalah karena boneka-boneka tersebut jadi nampak menakutkan karena penampilan mereka yang lucu berbentrokan dengan bentuk realistis gigi manusia yang dipasang di mulut mereka. Penampilan boneka yang imut itu adalah supaya anak-anak tidak merasa takut, tetapi penambahan gigi itu membuat semuanya menjadi lebih buruk daripada, katakanlah, satu set gigi dan gusi yang lebih abstrak.






source : 
dannychoo.com
yagami-inc.co.jp
nihon-iryouki.jp
item.rakuten.co.jp
japanesestation.com

via : 
kotaku.com

Chonmage, Tatanan Rambut Unik Dari Jepang


Chonmage adalah tatanan rambut samurai kuno di Jepang, dan kita masih bisa melihat mereka dalam program olahraga sumo dan sandiwara sejarah di televisi Jepang. Mungkin gambar tatanan rambut tersebut adalah suatu gambar yang biasa, namun tatanan rambut tersebut merupakan suatu gaya yang sangat keren dan unik pada jamannya.
Menurut ahli dalam artikel ini, akar dari chonmage adalah simpul atas Honda-mage, yang aslinya dikenakan oleh samurai dari keluarga Honda di Propinsi Ise selama jaman Edo, dan secara bertahap menyebar ke seluruh negeri. Tatanan tambut tersebut benar-benar terkenal pada era Anei, dimana terdapat banyak sekali jenis tatanan rambut chonmage yang tersedia tergantung status sosial dan tren saat itu. Istilah “chonmage” sendiri diambil dari simpul atas yang tipis dari kepala lelaki tua pada jaman itu.
Apakah tatanan rambut seperti itu dianggap aneh? Tidak. Masyarakat Jepang sejak dahulu kala ternyata telah menggemari tatanan rambut pendek seperti itu seperti dapat dilihat dari patung-patung tanah liat dari Periode Kofun. Jadi ketika orang pertama kali melihat tatanan rambut Honda-mage, hal itu tidak dianggap terlalu aneh, dan segera berbagai tipe baru dari tatanan rambut mage tersebut diciptakan sebagai bagian dari mode seperti masa kini.

source :

japanstyle.info, japanesestation

" Love Joule ", Bar Khusus Masturbasi Wanita


Liputan6.com, Tokyo: Bar biasanya dikenal sebagai tempat minum, bertemu seseorang, ataupun berkumpul bersama teman-teman. Tapi konsep berbeda diberlakukan di bar bernama Love Joule. Sebab, bar ini diperuntukkan khusus untuk masturbasi wanita.

Tapi jangan salah dulu, bukan berarti bar yang terletak di Distrik Shibuya ini dijadikan tempat wanita untuk masturbasi. Bar yang mulai dibuka pada Juli silam ini khusus untuk para wanita yang ingin membicarakan segala hal yang berkaitan dengan masturbasi wanita. Disini, wanita bisa bebas untuk membahas dan bertukar pikiran mengenai masturbasi di kalangan wanita.

Si pemilik bar, Megumi Nakagawa mengaku terinspirasi untuk membuat konser bar beratmosfer seperti ini. Menurutnya, selama ini, topik mengenai masturbasi di kalangan wanita adalah suatu hal yang tabu untuk dibicarakan dalam kebudayaan Jepang. Dalam kebudayaan timur, kebiasaan wanita bermasturbasi dianggap sebagai hal yang misterius dan tabu.

Oleh karena itu, Nakagawa ingin meruntuhkan pandangan tersebut dengan membuka Love Joule. "Karena sebagian besar memandang masturbasi wanita adalah suatu hal yang tabu," kata Nakagawa, seperti dikutip NewsOne, Ahad (7/10).

Untuk membuat suasana obrolan menjadi lebih nyata, bar ini didekorasi menjadi sebuah ruangan berkonsep masturbasi wanita dengan hiasan vibrator dimana-mana. Meski dicap khusus wanita, sebenarnya bar ini boleh dikunjungi kaum laki-laki. Tapi syaratnya, pria itu harus membawa pasangan wanita.

Selain bar masturbasi, di Jepang juga ada kafe yang menyediakan layanan teman tidur wanita. Namun kafe pelukan itu tidak memberikan pelayanan seksual.(MEL)


Inilah Kafe Pertama di Akihabara yang Menyediakan Jasa Tidur dengan Seorang Gadis


Kadang-kadang, setelah hari yang panjang dan melelahkan, tidak ada yang lebih menyenangkan selain lompat ke tempat tidur dan memeluk pacar kamu.
Tapi bagaimana jika kamu tidak memiliki siapa pun untuk dipeluk?
Jangan khawatir! Jika kebetulan kamu sedang di Jepang dan sebelum kamu menangis kesepian sambil memeluk guling bergambar Rei Ayanami milikmu, mengapa tidak mampir  saja ke Soineya “Cuddle Cafe” pertama di Jepang, di mana pelanggan dapat membayar untuk tidur dalam pelukan indah gadis-gadis!
Soineya dibuka pada tanggal 25 September kemarin yang berlokasi di Akihabara. Menurut homepage-nya, Soineya berharap untuk menawarkan pelanggan “kenyamanan sederhana dan akhir tidur bersama-sama dengan seseorang.”
Tentu saja tidak gratis! Mari kita lihat di menu layanan dari Soineya:
Biaya masuk: 3000 yen (US $ 40)

Standard Course
• 20 menit – 3000 yen ($ 40)
• 40 menit – 5000 yen ($ 65)
• 60 menit – 6000 yen ($ 77)
• 2 jam – 11000 yen ($ 142)
• 3 jam – 16000 yen ($ 206)
• 4 jam – Yen 20000 ($ 258)
• 5 jam – 25000 yen ($ 322)
• 6 jam – 30000 yen ($ 387)
• 10 jam – 50000 yen ($ 645)
Dikenakan biaya tambahan jika kamu ingin memilih gadis – 1000 yen ($ 13) + 500 yen (US $ 6,50) per jam

Optional Course
• Pelanggan tidur di lengan gadis itu (3 menit) – 1000 yen ($ 13)
• Gadis menepuk-nepuk punggung pelanggan (3 min) – 1000 yen ($ 13)
• Pelanggan membelai kepala si gadis (3 min) – 1000 yen ($ 13)
• Saling menatap satu sama lain (1 menit) – 1000 yen ($ 13)
• Mengganti pakaian gadis (1 kali) – 1000 yen ($ 13)
• Gadis memberikan pelanggan pijat kaki (3 menit) – 1000 yen ($ 13)
• Pelanggan memberikan gadis pijat kaki (3 menit) – 2000 yen ($ 26)
• Pelanggan tidur dengan kepala di pangkuan gadis (3 min) – 1000 yen ($ 13)
• Gadis tidur dengan kepala di pangkuan pelanggan (3 min) – 2000 yen ($ 26)
Jadi pada dasarnya, kamu membayar sekitar 6000 yen ($ 77) satu jam untuk berbaring di tempat tidur dengan orang asing. Website tidak memberikan informasi tentang larangan/aturan, tapi mungkin sebaiknya kamu cukup menutup mata dan diam saja.
Selanjutnya, Soineya saat ini merekrut gadis-gadis untuk bekerja paruh waktu di kafe mereka. Berikut deskripsi pekerjaan.
 
■ Pekerjaan: Tidur 
 ■ Lokasi: Akihabara (3 menit berjalan kaki dari stasiun) 
 ■ Kualifikasi: usia pelajar max umur 30-an 
 ■ Kompensasi: 3500 yen ($ 45) / jam 
 ■ Jam: 15:00-22:00 Hari kerja, Weekend / libur 12:00-22:00
Sepertinya saya milih tidur sendiri aja deh sambil meluk guling, daripada ntar ngiler terus harus bayar hahaha

 source :

http://en.rocketnews24.com
http://japanesestation.com

Mengintip Rumah Ninja Sesungguhnya


Ninja. Prajurit Jepang yang sangat ditakuti karena keahliannya dalam mengeksekusi lawan-lawannya. Ninja pun dianggap keren oleh sebagian orang karena koleksi senjata dan peralatan yang dimilikinya, yang kadang membuat kita berdecak kagum.

Apakah Anda pernah membayangkan, bagaimana rumah seorang ninja itu? Atau di mana para ninja menghabiskan waktu luangnya untuk bersantai? Mungkin video di bawah ini dapat memberi pencerahan bagi kita semua.


Pintu tersembunyi, ruangan tersembunyi, senjata tersembunyi. Bahkan mereka memiliki museum kecil. Apakah Anda ingin melakukan tur menyusuri seluruh penjuru rumah ninja seperti itu? sumber : weirdasianews.com japanesestation.com

"Anna Amemiya" Model Jepang Setengah Manusia, Setengah Anime


Apakah Anda pernah berharap gadis-gadis anime yang imut itu menjadi nyata? Ternyata mereka benar-benar bisa menjadi nyata. Paling tidak…mendekati. Model Jepang Anna Amemiya menjadi terkenal di negerinya karena selalu mengenakan topeng anime, baik itu saat syuting foto atau saat di panggung.
Model setengah manusia, setengah anime berusia 22 tahun ini memulai debutnya pada tahun 2010 lalu sebagai idol gravure. Ia kemudian menandatangani kontrak dengan Excel Human Agency, merilis DVD pertamanya pada bulan Desember 2010, dan bahkan memiliki sarung bantal dakimakura-nya sendiri. Satu hal yang membedakan Anna dari model lain di seluruh dunia ini adalah kepala anime yang menjadi ciri khasnya. Jadi pada dasarnya ia memiliki kepala gadis anime yang tersenyum dan tubuh wanita nyata, yang ternyata (untuk alasan yang sulit dimengerti) dianggap menarik oleh sebagian pria Jepang. Patut dicatat bahwa Anna tidak pernah melepas topengnya di hadapan umum, jadi tak ada seorang pun yang mengetahui seperti apa wajah aslinya.


Setelah diam selama setahun, Anna telah meng-update situs blog resminya, dan mengatakan bahwa ia akan ikut berpartisipasi dalam sebuah adaptasi teatrikal dari sebuah game mobile Jepang populer berjudul Venus Fantasista, yang bercerita mengenai sekumpulan gadis cantik yang membentuk sebuah klub sepak bola. Karena seluruh karakter dalam game-nya adalah karakter anime, tak ada yang dapat lebih baik memerankan salah satu tokohnya daripada seorang model yang berkepala anime.










sumber
japanesestation.com
odditycentral.com

Indahnya Patung Liberty di Odaiba, Jepang


 Bagi mereka yang mengunjungi Odaiba, turun dari kereta api (sebenarnya monorel) dan melihat replika patung Amerika yang terkenal tepat di depan mata Anda mungkin rasanya sedikit aneh. Namun replika ini tak ada hubungannya dengan Patung Liberty asli yang ada di New York. Ini adalah replika dari sebuah patung yang berada di Odaiba di akhir tahun ’90-an yang dibuat untuk merayakan hubungan Jepang dengan Perancis, namun patung tersebut hanya berada satu tahun di Jepang, dari tahun 1998 hingga tahun 1999 karena kembali dibawa ke Perancis. Patung tersebut sangat populer hingga sebuah replika patung tersebut akhirnya diciptakan. Mendapatkannya kembali adalah langkah yang cukup cerdik, karena popularitas patung itu yang tidak pudar hingga saat ini. Dan kita akan bisa mendapatkan foto-foto yang indah jika cuaca sedang bersahabat.


Anda bisa mendapatkan pemandangan kota, Menara TokyoTokyo Skytree dan Jembatan Rainbowmenjadi latar belakangnya. Tentu saja ada beberapa spot khusus yang harus kita datangi untuk mendapatkan hasil gambar yang mengesankan seperti itu. Salah satunya adalah tepat di bawahnya, di dek kayu yang membentang di bagian depan patung tersebut. Tempat lainnya adalah dari pusat perbelanjaanAqua City. Sampai pada tingkat kedua (di luar) Anda akan berada pada ketinggian yang sama dengan patung dan Anda bisa mendapatkan semuanya pada foto Anda di sisi lain dari teluk. Terakhir, ada juga sebuah jembatan penyeberangan yang melintasi jalan, dan dari tempat itu Anda akan bisa mendapatkan foto patung tersebut dengan Shinagawa sebagai latar belakangnya.


Mungkin kebanyakan orang tidak akan terlalu mempedulikan patung itu. Namun jika Anda mempertimbangkan lokasi patung itu yang berada di tengah-tengah Odaiba, di pantai, pusat perbelanjaan, Jembatan Rainbow, patung Gundam dan Museum Ilmu Maritim tidak jauh dari situ, benar-benar gratis, dan dapat menghasilkan foto-foto yang bagus… Anda pasti gila jika melewatkannya begitu saja.
Patung Liberty ini berada di luar dan Anda dapat menyaksikannya setiap waktu. Untuk sampai kesana, dari stasiun Shinbashi, Anda harus naik monorel yang melintasi Jembatan Rainbow dan turun di stasiun Daiba. Dari situ patung ini dapat diakses hanya dengan beberapa menit saja berjalan kaki.



sumber :
aroundtokyo.net
japanesestation.com

Bento Horor, Cocok Saat Bertengkar Dengan Orang-orang Tersayang

Banyak sekali tema untuk membuat bento berdasarkan karakter, mulai dari karakter-karakter imut hingga karakter yang aneh sekali. Namun, seperti dalam bentuk karya seni lainnya, kita tidak dapat meninggalkan genre horor di dalamnya. Terinspirasi oleh foto-foto bento horor yang ditemukan di internet, seorang reporter online Jepang bernama Hotaru Yamakawa memutuskan untuk membuat tiga macam bento horor.
Tantangan sebenarnya saat membuat bento horor adalah menyeimbangkan bentuk dengan rasanya. Dengan kata lain, hanya bentuknya saja yang harus mengerikan, tidak dengan rasanya. Karenanya kita tidak dengan begitu saja mengucurkan “darah” saus di atas nasi putih, namun kita harus dapat memadukan rasanya dengan lebih baik. Ini yang ada dalam benak Ibu Hotaru saat ia merasa bahwa ia sendiri yang harus memakan ketiga bento ciptaannya saat orang lain tidak mau karena ketakutan.

  Bento Hantu


Bento favorit Ibu Hotaru adalah bento yang menggunakan wajah hantu wanita. Karena kulitnya yang harus nampak pucat, maka tidak mungkin menaruh darah saus di atasnya. Untungnya ia menemukan bahwa darah yang dibuat menggunakan cabai merah sangat cocok dipadukan dengan nasi putih.
Berbeda dengan dua bento sebelumnya yang menggunakan kombu (sejenis tumbuhan laut) yang dididihkan menggunakan saus kedelai untuk rambutnya, pada hantu wanita ia menggunakan hijiki, tumbuhan laut yang hanya tumbuh di pantai-pantai Jepang, Korea dan Cina serta sulit didapat di negara lain. Perbedaan lainnya adalah karena kita menggunakan nasi putih, maka topping yang kita taruh di atasnya harus benar-benar kita pilih untuk menciptakan rasa yang enak. Contohnya, tahu goreng digunakan untuk sebagai luka menganga di kepala hantu wanita itu. Ini akan menjadi kepala yang paling sehat yang pernah kita lihat.

 Bento Zombi


Ide dasarnya adalah membuat kepala zombi. Warna dasar dan tekstur kulitnya diambil menggunakan nasi goreng. Karenanya, rasa darah sausnya dapat menyatu dengan baik. Lidah zombi ini dibuat menggunakan potongan ham.

Bento Frankenstein


Mengembangkan ide zombi, Ibu Hotaru menciptakan kepala monster Frankenstein. Kali ini tekstur kulitnya didapat menggunakan risotto tomat yang lagi-lagi membuat darah saus cocok dipakai.

sumber
en.rocketnews24.com
japanesestation.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Link Exchange

Favicon1
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme