Tampilkan postingan dengan label Halloween. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halloween. Tampilkan semua postingan

Kisah-kisah Teror yang Menyeramkan dari Jepang


 Hari ini (31 Oktober) adalah Hari Halloween, dan hal apa yang lebih baik kita dapatkan pada Hari Halloween daripada dosis yang tepat dari hal-hal mengerikan yang bisa membuat bulu kuduk kita berdiri dan kita bergidik ketakutan? Dan saat kita berbicara mengenai hal-hal yang menakutkan, tidak ada yang bisa membuat kita begitu ketakutan selain Jepang. Lupakan saja hantu biasa, mereka memiliki wanita yang bagian bawah tubuhnya hilang dan masih bisa dengan kejam membunuh para pejalan kaki di malam hari. Peringatan: Anda mungkin harus menyalakan lampu kamar Anda saat tidur malam ini. Peringatan kedua: jangan menoleh ke belakang…

 Tenome (a.k.a. Creepy Hand-Eye Man)

Seorang pria buta diserang dan dipukuli hingga meninggal. Ia sangat murka hingga akhirnya hantunya kembali untuk mencari orang yang menyerangnya. Bagian yang paling mengerikan? Ia sekarang dapat melihat, tapi matanya berada di kedua telapak matanya, seperti dalam film Pan’s Labyrinth. Anda mungkin berpikir Anda akan selamat karena Anda bukan orang yang menyerang pria buta itu bukan? Salah. Tenome sebenarnya tidak melihat siapa penyerangnya, jadi ia menyerang siapa saja yang ada di dekatnya.

 Kuchisake Onna (a.k.a. Slit-Mouthed Woman)

Seorang wanita yang dimutilasi oleh suaminya yang cemburu kembali dari kematian untuk menakut-nakuti anak-anak yang berkeliaran di malam hari. Ia memiliki luka di wajahnya – mulutnya robek di kedua belah sisi hingga mencapai telinganya. Ia bertanya pada para korbannya apakah ia cantik atau tidak. Jawaban “ya” atau “tidak” akan berujung sama – kematian. Cara terbaik untuk melarikan diri darinya adalah dengan mengatakan bahwa ia “begitu-begitu saja”, atau melemparkan permen untuk mengalihkan perhatiannya karena satu-satunya hal yang tidak dapat ditahan oleh hantu yang penuh rasa dendam adalah camilan yang manis.

 Teke Teke (a.k.a. Saw)

Seorang gadis malang jatuh/melompat (tergantung versi mana yang Anda dengar) di depan sebuah kereta yang sedang berjalan kencang dan tubuhnya terbelah menjadi dua bagian. Alih-alih menyimpan nasib buruknya (atau pilihan buruknya) untuk dirinya sendiri, kini ia malah mencari korban dan memotong tubuh korbannya menjadi dua bagian supaya mereka, sama seperti dirinya, hanya tinggal setengah badan saja. Nama “Teke Teke” mengacu pada suara yang dihasilkan oleh batang tubuhnya saat diseret di tanah. Kisah yang mengharukan, bukan?

 Gashadokuro (a.k.a. Giant Nom-Nom Skeleton)

Anda tahu suara dering aneh yang Anda dengar dari waktu ke waktu? Rupanya itu adalah peringatan yang Anda dapatkan bahwa Anda akan diraup oleh Gashadokuro – kerangka setinggi 30 meter – dan dimakan olehnya seperti seseorang yang memakan camilan. Dikatakan bahwa Gashadokuro tercipta dari mereka yang menderita kelaparan hingga meninggal dunia. Karenanya, mungkin saja ia lebih membutuhkan camilan itu daripada Anda.

sumber :

nerdistnews.com
japanesestation.com

Manga Horor yang Mengerikan di Jepang


Tinggal hitungan jam menuju Halloween, dimana dikatakan bahwa pintu dunia lain terbuka lebar untuk jiwa mereka yang telah meninggal, termasuk hantu, dan juga peri untuk datang ke dunia kita dan mencari jalan kembali ke tempat tinggal mereka. Halloween selalu dikaitkan dengan hal-hal yang mengerikan, menakutkan, dengan berbagai media pendukungnya seperti media cetak, radio, televisi dan masih banyak lainnya. Karena Halloween selalu dikaitkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan horor dan supranatural, di bawah ini kita akan membahas beberapa mangaka horor di Jepang dan karya-karyanya.


KAZUO UMEZU
Kazuo Umezu adalah seorang mangaka horor beraliran old school, yang telah mengerjakan manga selama puluhan tahun.
Karyanya yang paling terkenal di antaranya adalah The Drifting Classroom, yaitu sebuah cerita yang mengerikan mengenai sebuah sekolah yang secara ajaib pindah ke masa depan pasca-apokaliptik. Terpisah dari keluarga mereka, anak-anak dan guru di sekolah itu kehilangan akal sehat mereka, menjadi paranoid dan makin menghilang.


Umezu berhasil menciptakan sebuah dunia yang mengerikan, dan salah satu yang gaungnya masih terdengar setelah lebih dari empat puluh tahun setelah pertama dirilis.



HIDESHI HINO
Hideshi Hino benar-benar berada di puncak di antara para artis manga horor karena karya-karyanya yang benar-benar berbeda secara radikal dari apa yang Anda harapkan dari seorang artis manga. Karakter-karakternya terlihat simple dan seperti kartun, dan nampak seperti boneka anatomi yang dilempar keluar dari jendela.
Walau gambar-gambar Hino terlihat kurang realistis dari artis manga lainnya, efeknya adalah bahwa hal itu lebih menakutkan. Sesuatu yang bukan manusia melakukan hal-hal yang mengerikan nampaknya membawa semua rasa seram ini ke tingkat yang lebih dalam.



Hino lebih dari sekedar artis manga, ia juga menyutradarai dan membintangi film di serial film horor Guinea Pig yang terkenal. Filmnya, yang berjudul Flower of Flesh and Blood terlihat begitu sadis dan realistis, bahkan artis Hollywood sekelas Charlie Sheen saja pernah melaporkan film itu ke pihak FBI karena ia sangka itu adalah kejadian nyata. Walaupun tidak bisa ditampilkan di sini, jika Anda pernah menonton Cannibal Holocaust, maka Anda akan memiliki gambaran betapa sadisnya film Flower of Flesh and Blood itu.
Artis-artis di atas hanyalah sebagian kecil dari artis manga horor di Jepang. Tentunya masih banyak artis lainnya yang tidak disebutkan di sini, namun yang disebutkan di sini adalah beberapa dari mereka yang memberi pengaruh kuat dalam perkembangan manga horor di Jepang.
Jadi, siapakah artis manga horor favorit Anda? Apakah manga horor favorit Anda?




JUNJI ITO
Mendengar nama Junji Ito, para penggemar manga horor biasanya akan langsung bergidik. Ada alasan mengapa Junji Ito menjadi sangat ikonik dan menjadi favorit banyak orang penggemar manga horor. Cerita dan gambarnya terasa sangat suram dan mengedepankan rasa putus asa yang sulit untuk digoyahkan.


 Ito telah menciptakan banyak karya klasik seperti Uzumaki (yang telah diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar live-action), Gyo, dan The Enigma of Amigara Fault.


SHIGERU MIZUKI
Nampaknya tidak banyak orang yang benar-benar takut membaca manga karya Shigeru Mizuki, namun ia tetap harus dimasukkan ke dalam jajaran artis manga tentang horor dan supranatural.
Karya Mizuki yang paling terkenal adalah GeGeGe no Kitaro, yang bercerita mengenai seorang bocah laki-laki yang memiliki kekuatan supranatural yang berusaha membawa perdamaian antara dunia supranatural dan dunia manusia yang tengah berperang.


Mungkin GeGeGe no Kitaro hanya menakutkan sebatas Casper The Friendly Ghost saja, namun kekurangannya itu ditutupi dengan sangat baik melalui cerita rakyat tradisional Jepang. Sepertinya tidak ada manga lain yang dipenuhi oleh obake (monster dan roh Jepang).
Selama bertahun-tahun, Kitaro telah diadaptasi dalam berbagai media, dari manga ke anime, film live-action dan game dalam berbagai konsol. Kitaro memang bukan manga terseram yang pernah diciptakan, namun ia telah mendapat tempat di hati masyarakat Jepang.


source : 

tofugu.com
japanesestation.com
 
additional pic : 

mangapark.com

10 Besar Film Horor Jepang "Yang Mungkin Belum Pernah Anda Lihat"


Semua orang pastinya pernah melihat, atau paling tidak mendengar, nama-nama besar film horor Jepang. Sebut saja Ringu, Ju-On, Chakushin Ari (One Missed Call), dan Kairo (Pulse) yang semuanya telah dibuat remake-nya oleh Hollywood dan cukup menimbulkan bekas di benak para penontonnya.
Tidak semua film dengan cerita bagus dapat masuk ke pasar Amerika. Di bawah ini adalah 10 (tidak berdasarkan urutan peringkat) film horor Jepang yang memiliki cerita yang bagus yang mungkin tidak terlalu dikenal oleh para penikmat film. Mungkin sebagian dari mereka terlewat atau kurang mendapat apresiasi yang semestinya mereka dapatkan. Beberapa film ini mungkin sulit untuk didapat, namun mereka layak unutk dicari dan ditonton.

 Fu-Rai (White Panic)


Suatu hari, empat orang muda-mudi – tiga orang pria dan seorang wanita – terbangun di suatu pagi dan mendapati bahwa mereka berada di dalam sebuah ruangan kecil yang dipenuhi oleh bubuk putih dan mereka semua telanjang bulat. Mengapa mereka semua berada di ruangan itu? Apa arti ruangan tersebut? Siapa yang membawa mereka ke dalam ruangan itu? Dan yang lebih penting, bagaimana cara mereka untuk dapat keluar dari ruangan itu?
Cerita lebih lanjut akan menjadi spoiler, jadi hanya ini yang dapat diceritakan.

 Tales of Terror From Japan: Four Roads To Hell

Saat tengah malam…jangan bekerja di kantor hingga larut malam! Jangan tinggal sendirian di kamar hotel! Jangan gunakan elevator! Jangan melihat ke cermin! Jangan hiraukan percakapan di rumah sebelah! Jangan pergi sendirian ke garasi awah tanah! Jangan biarkan orang yang tidak dikenal masuk ke dalam mobilmu! Jangan bercanda atau bertaruh membawa nama keluargamu yang telah meninggal! Jika kau melakukan hal-hal tersebut, jalan menuju neraka akan terbuka untukmu…
Film ini sedikit mirip seperti film Creepshow, dimana film ini menyajikan 4 cerita horor pendek dengan twist-nya di masing-masing akhir cerita. Cerita-cerita tersebut dibuat berdasarkan berbagai legenda di Jepang yang akan memuaskan sebagian besar penonton, terutama jika kita tidak terlalu mengenal kebudayaan Jepang.

 Noroi – The Curse                         

Sebuah kota kecil ditargetkan untuk dihancurkan dan direlokasi untuk memberi jalan pada pembangunan sebuah bendungan. Para penghuni kota tersebut melakukan ritual setan yang misterius untuk terakhir kalinya, namun sesuatu yang sangat tidak beres terjadi. Beberapa tahun kemudian, seorang wartawan TV yang memiliki ketertarikan untuk mendokumentasikan hal-hal yang bersifat paranormal, menerima sepucuk surat dari seorang wanita yang mengeluhkan suara-suara aneh yang datang dari rumah tetangganya. Wartawan tersebut memutuskan untuk memperkenalkan dirinya pada sang tetangga, Junko Ishi, yang ternyata adalah wanita terakhir yang mengambil bagian dalam ritual setan itu…
Kisah ini diceritakan dengan gaya dokumenter dan merupakan tipe film “found footage”. Tontonan yang sangat bagus jika Anda menyukai jenis film seperti itu, dan tidak akan mengecewakan.

 Paranormal Activity 2: Tokyo Night

Gelisah dengan rentetan kejadian aneh yang mengikuti kepulangan kakak perempuannya dari Amerika, Koichi membujuk kakaknya itu untuk memasang sebuah kamera video di kamar kakaknya. Kamera video itu terhubung dnegan komputer Koichi hingga ia dapat melihat apa yang terjadi, dan jika dibutuhkan, akan segera datang untuk memberi bantuan pada kakaknya. Yang ditemui oleh Koichi merupakan serentetan kejadian di luar nalar manusia. Mulai dari suara aneh di malam hari, gelas di atas meja pecah tanpa ada siapa-siapa di dekatnya, bahkan seorang teman dekat mereka, yang dikenal tidak pernah goyah, menjadi sangat ketakutan. Situasi semakin memburuk dengan seluruh anggota keluarga mulai terancam bahaya, hingga akhirnya sebuah fakta yang menakutkan pun terungkap…
Film ini dibuat dengan nafas yang sama dengan film-film Paranormal Activity di Amerika. Jika Anda menggemari film-film seperti itu, film ini kurang lebih akan terasa sama (walau bagus atau jeleknya tergantung selera masing-masing). Akting para pemainnya cukup baik, walau plotnya tidak terlalu orisinil.

 Tomie Unlimited

Dipersembahkan untuk Anda oleh orang yang menyutradarai Machine Girl dan RoboGeisha, Tomie Unlimited bercerita mengenai sebuah entitas/hantu/setan jahat dalam bentuk seorang gadis SMA yang sangat menggoda, bernama Tomie.
Silakan baca review lengkap dari Tomie Unlimited dengan mengklik link ini.

 Shibuya Kaidan (The Locker)

The Locker adalah sebuah film berdasarkan sebuah legenda yang menyatakan bahwa di suatu tempat di Shibuya (satu daerah di Tokyo tempat berkumpul dan bergaulnya para muda-mudi), terdapat sebuah loker yang dioperasikan menggunakan koin, yang akan memberi keberuntungan pada siapapun yang menggunakannya saat menyatakan cintanya pada orang yang disayanginya. Ternyata legenda ini telah berubah, dan 6 orang siswa perguruan tinggi akan segera mengetahui rahasia dan kebenaran yang mematikan di balik loker #0009.
Film ini sedikit mudah ditebak, namun legenda yang unik yang mendasari cerita film ini membuat mudah ditebaknya film ini menjadi satu hal yang tidak terlalu penting diperhatikan. Jika Anda menyukai film ini, Anda dapat menyaksikan sekuelnya yang berjudul The Locker 2.

 Purei (Pray)

Dua preman menculik seorang gadis kecil dengan harapan mendapatkan uang tebusan dalam jumlah yang besar. Rencana mereka yang beresiko itu menjadi berantakan ketika orang tua gadis tersebut mengatakan bahwa anak mereka telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Mencoba memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya saat berhenti untuk beristirahat di sebuah gedung sekolah yang telah tidak dipakai, kejadian-kejadian aneh dan mengerikan mulai terjadi, sementara salah seorang penjahat tersebut makin terpesona dengan gadis yang nampaknya tidak berbahaya itu.
Sebuah film lain yang orisinil, berkat perbedaan budaya dan teknik penceritaan. Walaupun pada awalnya film ini memiliki rasa sebuah B-movie, saat-saat yang menghibur dan plot yang menarik segera menghilangkan rasa itu. Sebuah film yang sangat layak ditonton untuk para penggemar film horor yang merasa bosan dengan film-film yang biasa-biasa saja.

 Rinne (Reincarnation)

Bertahun-tahun lalu, sejumlah pembunuhan brutal terjadi di sebuah hotel milik sebuah keluarga. Beberapa tahun kemudian, seorang sutradara film horor memutuskan untuk membuat sebuah  film tentang pembantaian tersebut. Saat ia memulai proses produksi, seorang aktris muda yang disewa untuk membintangi peran utama dihantui oleh roh para korban pembantaian.
Film ini lebih masuk ke genre thriller daripada horor. Namun berkat elemen-elemen supranatural yang terdapat di dalamnya, film ini masih dapat dimasukkan ke dalam genre horor. Ini adalah film yang dikemas dengan baik walaupun terdapat sedikit bias pada genre-nya.

 Carved – The Slit-Mouthed Woman

Tiga puluh tahun yang lalu, legenda menyatakan bahwa sebuah kota diteror oleh roh seorang wanita yang wajah cantiknya telah dirusak dengan sangat sadis oleh suaminya yang cemburu. Berkeliaran di jalanan mengenakan penutup mulut untuk bedah dan mantel panjang, hantu wanita itu akan mendekati korban-korbannya yang masih muda, dan sambil membuka penutup mulutnya ia bertanya, “Apakah aku cantik?” Jawaban para korban itu selalu berakhir dengan kematian mereka yang brutal. Kini, satu persatu anak-anak kecil mulai lagi menghilang. Saat para guru dan pihak kepolisian mulai menyelidiki kasus ini, kepanikan mulai terjadi saat roh wanita itu kembali untuk sebuah urusan yang belum selesai.
Film ini termasuk film dengan gaya slasher yang banyak dibuat oleh pembuat film horor. Namun jangan sampai hal ini membuat Anda kecewa karenanya. Walau premis film ini tidak orisinil, namun cerita dan plotnya termasuk orisinil. Film ini didasarkan pada legenda/kisah rakyat Jepang populer lainnya.

 Kowai Onna (Unholy Woman)
Kowai Onna adalah kumpulan dari 3 cerita horor pendek terpisah yang ditulis dan disutradarai oleh 3 sutradara berbeda. Rattle Rattle disutradarai oleh Keita Amemiya, Hagane disutradarai oleh Takuji Suzuki, dan The Inheritance oleh Keisuke Toyoshima.
Film ini mungkin adalah satu antologi terbaik yang ada di Jepang selama sekitar 6-7 tahun terakhir ini. Cerita yang disajikan dalam koleksi ini sangat orisinil, dan akting para pemerannya dilakukan dengan sangat baik.

source : 

japanverse.com
japanesestation.com

Rayakan “ Halloween ” ala " Naruto " dan " Bleach " di " Viz’s Café Press Store "


Baru-baru Viz Media meluncurkan sebuah proyek print on demand berjudul Anime Style Revolution melalui online store resminya Toshin Cafe Press Store. Untuk merayakan Halloween, mereka baru saja merilis koleksi Halloween dari anime Naruto dan Bleach, yang berupa t-shirt, tote bag dan berbagai barang cetakan lainnya. Sementara itu, mereka akan segera mencetak koleksi baru untuk anime Death Note.











source :

cafepress.com,
japanesestation.com
toshin on facebook via crunchyroll.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Link Exchange

Favicon1
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme